Blogging 101 · Uncategorized

Puisi Kaulah zikSaka ku

Puisi Kaulah zikSaka ku *********************************************************************** Seputih kapas, sedingin salju Segenggam niat, bertabur di mindaku Sehitam alam barzah, sepanas mentari Sekeras hati yang merobek naluri   Kebencian ku menjadi kecintaan mu Kehormatan mu membaluti keegoan ku Kejahatan ku melampias kebaikan mu Kemiskinan hati ku menatang kekayaan hati mu   Bertaburan ilmu yang berkeringat dijasadmu Pendinding keteguhan dan keutuhan jiwamu… Bersandongkan gurindam lagu nan merdu Menangani jiwa jiwa halus yang mulus Menabur kasih pada anak yang kehausan kasih yang kudus   Jasa baktimu yang berbaur keikhlasan Detik dan masa meninggalkan tetapak sejarah dermawan Nota, pena dan tinta terpahat di kalbu anak didikmu Sejarah indah akan sentiasa terpatri di hatiku   Bukan nama yang kau cari Bukan harta yang kau ingini Melihat kejayaan muridmu lah kau impi Menuju ke pulau indah nan syurgawi   Melihat anak didik mu ke menara gading Seperti raja sehari yang sedang bersanding Melumatkan semua jiwa yang hening Memanjatkan do’a restumu yang tak berpaling   Menitiskan airmata suci kebahagian Mendetakkan hati mu yang penuh keikhlasan… Continue reading Puisi Kaulah zikSaka ku

Blogging 101

Puisi Suatu Petang di Kota Emas

Untuk kemanisan teruna dara segelintir darah mengalir untuk diusap di musim kemarau bila cita rasa mu? kan ku tikam ia lumat, hancur…. tersusunnya katamu bagai soldadu, bicara pidato, sibok kelkatu, tapi suatu petang di Kota Emas dari perantaran hidup bagai nyawa mengejarnya jiwa bila gelombang masa mula menggila kan u utuskan suara sebagai pengiring   1982… Continue reading Puisi Suatu Petang di Kota Emas

Blogging 101

Puisi Bahtera Rahsia

  Nun disana menanti berita Khabar nyata bukan nista Biarpun di cerca sumpah serakah Baginda teguh mempertahankan perjuangannya Bahtera terpacak di puncak sana Berdiri tegap penuh rahsia Sejoli berganding menyemaikan kemesraan Hanya Yang Esa mengetahui segalanya Mega Mendung bertandang tiba Taufan, ribut dan badai melanda Dunia diselimuti kemurkaan nan fana Dari titisan menjadi Bah Tenggelami… Continue reading Puisi Bahtera Rahsia

Blogging 101

Puisi Untuk Bapa Kita

Tanah Nan Merah Dihembus Dikala Senja Menyulamkan Rohani Menghidupkan Dia yang Tiada Pohonan Rimbun Menghiasi Persada Mengalirkan Susu dan Madu Menghilangkan Dahaga Mengapa Insan Menjadi Manusia? Kerana Alpa dan Leka Tergoda akan Janji si Durhaka Buah Larangan Menjadi Mengantara Melambaikan Syurga Nan Indah Akhirnya Berkelana di dalam Rimba Kejadian Alam Merubahkan Kita Anak Adam Menjadi… Continue reading Puisi Untuk Bapa Kita

Blogging 101

Puisi Karamnya Bahtera Cintaku

Ku layarkan bahtera cintaku Menuju kepulau kasih bermadu Tapi, badai cemburu melanda diselaputi salju Hinaan dan cercaan yang kau berikan padaku   Ku taburkan bintang kejora Tapi hujan panas yang melimpah Apakan daya, pada zahirnya ku berjaya Tapi ke keciwa sebagai nakhoda Karam jua bahtera Cinta   Lilin yang kujadikan panduan Bertitisan bagaikan airmata Hangat terasa… Continue reading Puisi Karamnya Bahtera Cintaku

Blogging 101

Puisi Dulu, Kini dan Selamanya

Puisi ini tercipta di atas permintaan teman sekolah lama saya di Sekolah Rendah Kaki Bukit. Mereka menganjurkan Reuni untuk bekas murid Sekolah Rendah Kaki Bukit. Saya berkesempatan untuk datang semula ke Sekolah tersebut, namun sekarang sekolah itu tidak lagi berfungsi. Sebelumnya ianya pernah menjadi Prison School. Saya berkesempatan untuk mengajar juga di Kaki Bukit Prison… Continue reading Puisi Dulu, Kini dan Selamanya